Kunci utama untuk mengatasi kolam ikan koi berbusa dan bau amis adalah dengan segera menghentikan pemberian pakan (puasa ikan), melakukan pergantian air sebanyak 20-30%, dan membersihkan chamber filter mekanis dari endapan kotoran.
Banyak pemelihara koi pemula yang panik saat melihat permukaan kolamnya dipenuhi buih putih seperti sabun. Meskipun menambahkan obat penjernih air di pasaran terdengar praktis, namun hal tersebut hanya menyembuhkan gejalanya saja, bukan akar masalahnya. Dengan demikian, Anda wajib memahami secara teknis apa yang sebenarnya terjadi di dalam ekosistem air tersebut.
Mengapa Kolam Ikan Koi Berbusa dan Bau Amis?

Pertama-tama, mari kita bahas asal muasal buih tersebut. Busa yang susah pecah di permukaan air terbentuk karena tingginya kadar Dissolved Organic Compounds (DOC) atau senyawa organik terlarut. Faktanya, senyawa ini berasal dari sisa pakan ikan yang tidak termakan dan larut ke dalam air, atau dari kotoran ikan yang menumpuk. Selain itu, busa juga sering muncul setelah proses pemijahan (perkawinan ikan), di mana sel telur dan sperma ikan yang kaya akan protein mencemari air kolam. Akibatnya, protein yang diaduk oleh arus pompa atau air terjun akan berubah menjadi buih tebal yang persis seperti kocokan putih telur.
Selanjutnya, masalah busa ini hampir selalu diikuti oleh bau menyengat. Kenapa kolam koi bau amis? Secara ilmiah, bau busuk atau amis yang tajam adalah tanda bahwa gas Amonia (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) sedang menguap dari dalam air. Hal ini terjadi karena kotoran padat yang menumpuk di dasar kolam atau di dalam ruang filter mulai membusuk tanpa adanya oksigen yang cukup (proses anaerobik). Sebaliknya, kolam koi yang sehat dan memiliki filter biologis yang matang seharusnya tidak mengeluarkan bau apa pun, atau hanya berbau segar seperti tanah basah sehabis hujan.
Mengatasi Kolam Ikan Koi Berbusa dan Bau Amis

Agar kolam kembali sehat dan ikan terselamatkan, lakukanlah langkah-langkah darurat berikut ini:
1. Puasakan Ikan Segera
Jangan memberikan pelet sama sekali selama 3 hingga 5 hari. Sebab, puasa akan menghentikan produksi kotoran baru, memberikan waktu bagi filter untuk mengolah limbah yang tersisa.
2. Lakukan Water Change
Buang 20% hingga 30% air kolam dan ganti dengan air baru yang bebas klorin. Tujuannya adalah untuk mengencerkan konsentrasi protein dan Amonia di dalam air.
3. Backwash Filter Mekanis
Bersihkan chamber pertama (filter mekanis seperti sikat atau japmat) dari endapan lumpur hitam. Akan tetapi, jangan pernah mencuci media filter biologis (seperti bioball atau batu apung) dengan air PDAM agar bakteri baiknya tidak mati.
4. Tambahkan Aerasi dan Bakteri Starter
Pasang aerator tambahan untuk memecah busa dan memberikan oksigen, lalu tuangkan cairan bakteri starter (nitrifying bacteria) untuk mempercepat pemulihan sistem filter.
Kesimpulannya, masalah air kolam yang memburuk adalah sinyal bahwa ada yang salah dengan desain atau kapasitas sistem filtrasi Anda. Jika kolam Anda terus-menerus mengalami masalah ini meski sudah dibersihkan, maka perombakan chamber filter adalah satu-satunya jalan keluar permanen.
Baca juga: Memahami Sistem Filter Kolam Koi Mekanis dan Biologis
Ciri-ciri Ikan Koi Terkena Aeromonas?

Lebih lanjut, kondisi air yang buruk seperti di atas adalah surga bagi patogen mematikan, salah satunya adalah bakteri Aeromonas hydrophila. Jika Anda membiarkan air tetap kotor, ikan koi akan mengalami stres berat dan sistem imunnya menurun drastis. Sebagai peringatan, berikut adalah ciri ciri ikan koi terkena Aeromonas yang wajib Anda waspadai:
- Terdapat bercak merah atau luka bernanah (ulser) pada kulit dan pangkal sirip.
- Terjadi kondisi Dropsy (perut membengkak dan sisik berdiri/mekar seperti buah nanas).
- Mata ikan terlihat menonjol keluar (Pop-eye).
- Ikan tampak sangat lesu, menyendiri di sudut kolam, dan siripnya merapat ke tubuh (clamped fins).
Dalam hal ini, Paritama Landscape memiliki spesialisasi dalam merancang dan merekonstruksi sistem filter kolam koi berstandar tinggi. Dengan pengalaman sejak 1986, kami memastikan perpipaan dan kapasitas biologi kolam Anda bekerja seimbang, sehingga air tetap crystal clear tanpa bau amis.
Jangan biarkan ikan kesayangan Anda menjadi korban karena kualitas air yang buruk. Segera konsultasikan masalah sistem filter kolam koi Anda bersama tim profesional kami di sini!
WhatsApp: 0821-3772-7376
Instagram: @paritama_landscape
