Bagi Anda yang memiliki kesibukan tinggi, membayangkan harus menyiram, memupuk, dan memangkas rumput taman setiap hari mungkin terdengar melelahkan. Inilah alasan mengapa konsep taman kering atau dry garden (sering juga disebut xeriscape) semakin populer. 

Taman kering tidak mengandalkan hamparan rumput yang haus air. Sebaliknya, ia memanfaatkan elemen keras (hardscape) seperti batu koral, kerikil, dan pasir sebagai penutup tanah utama, dipadukan dengan tanaman tangguh yang tahan kekeringan. Hasilnya adalah tampilan yang bersih, modern, dan tentu saja, hemat air.

Inspirasi Ide Taman Kering Minimalis untuk Rumah Anda

Jika Anda tertarik mengubah area hijau menjadi zona minim perawatan, berikut adalah beberapa konsep desain yang bisa Anda terapkan.

1. Konsep Gurun Modern (Desert Style)

Ini adalah gaya klasik dari taman kering. Kuncinya adalah penggunaan tanaman sukulen, kaktus, atau agave yang memiliki bentuk skulptural unik. Padukan tanaman ini dengan hamparan batu kerikil berwarna hangat (krem atau cokelat muda) dan beberapa batu besar (boulder) sebagai aksen. Tampilan ini sangat cocok untuk rumah bergaya industrial atau kontemporer karena karakternya yang tegas dan eksotis.

2. Gaya Zen Jepang (Karesansui)

Jika Anda mencari ketenangan, gaya ini adalah pilihan terbaik. Ide taman kering minimalis ala Jepang fokus pada kesederhanaan. Gunakan batu koral sikat berwarna putih atau abu-abu muda untuk menutupi permukaan tanah. Elemen tanamannya cukup satu atau dua pohon bonsai, bambu, atau semak yang dipangkas rapi. Kunci dari gaya ini adalah “ruang kosong” yang menenangkan mata, bukan keramaian tanaman.

3. Taman Kering Batu Andesit (Monokrom)

Untuk tampilan yang lebih maskulin dan rapi, gunakan dominasi warna abu-abu dan hitam. Anda bisa mengombinasikan jalan setapak dari lempengan batu andesit dengan taburan batu koral hitam di sekelilingnya. Tanaman yang cocok untuk konsep ini adalah yang berdaun gelap atau hijau tua, seperti Lidah Mertua (Sansevieria) atau Siklok. Desain ini sangat populer karena terlihat selalu bersih dan elegan.

4. Taman Kering Indoor (Courtyard)

Punya area kosong di bawah tangga atau void di dalam rumah yang kurang sinar matahari? Taman kering adalah solusinya. Karena tidak menggunakan rumput, Anda tidak perlu khawatir soal becek atau tanah yang mengotori lantai. Cukup gunakan pot-pot beton minimalis berisi tanaman shade-loving (penyuka teduh) seperti Monstera atau Peace Lily, lalu tutupi area sekitarnya dengan batu hias putih.

5. Kombinasi Decking Kayu dan Batu

Untuk mengurangi kesan “gersang” dari batu-batuan, Anda bisa memadukannya dengan elemen kayu. Buatlah dek kayu sebagai area duduk, lalu biarkan sisa lahannya menjadi taman kering dengan batu koral. Kontras antara hangatnya kayu dan dinginnya batu menciptakan keseimbangan visual yang sangat estetis dan nyaman untuk tempat bersantai sore hari.

Meskipun terlihat sederhana, membuat taman jenis ini bukan sekadar menabur batu di atas tanah. Ada aspek teknis penting seperti pemasangan geotextile (kain anti-gulma) di bawah lapisan batu agar rumput liar tidak tumbuh dan batu tidak tercampur dengan tanah di bawahnya.

Detail teknis seperti inilah yang sering terlewatkan oleh pemula. Paritama Landscape memiliki pengalaman sejak 1986, kami memastikan lapisan drainase dan ground cover terpasang dengan benar, sehingga taman kering Anda tetap bersih, bebas genangan, dan benar-benar minim perawatan dalam jangka panjang.

Ingin taman yang cantik tanpa ribet? Wujudukan konsep taman kering Anda bersama tim ahli kami hari ini.

WhatsApp: 0821-3772-7376
Instagram: @paritama_landscape