Tren tanaman hias terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Menariknya, masyarakat kini kembali menggemari tanaman jadul populer yang sebelumnya dianggap kuno dan menjadikannya primadona di era modern. Desain minimalis dan penerapan konsep green living berhasil mengangkat nilai estetika tanaman antik sehingga tampil lebih eksklusif dan bernilai tinggi.
Tanaman-tanaman tersebut tidak hanya menampilkan keindahan klasik, tetapi juga membawa cerita sejarah serta karakter visual yang kuat. Artikel ini membahas lima tanaman jadul yang kembali diminati, termasuk Bromelia dan Sansevieria.
1. Bromelia: Tanaman Antik dengan Warna Eksotis

Di era modern, banyak desainer taman memanfaatkan Bromelia sebagai elemen aksen pada taman minimalis karena warna daunnya yang mencolok dan bentuknya yang unik. Mereka juga menjadikan Bromelia sebagai focal point dalam konsep landscape tropis, baik di halaman rumah maupun area komersial. Selain itu, para pecinta tanaman semakin memilih Bromelia sebagai tanaman indoor bergaya kontemporer karena tanaman ini mampu menghadirkan kesan eksotis tanpa memerlukan perawatan yang rumit.
2. Sansevieria: Dari Tanaman Jadul ke Ikon Modern
Siapa yang tidak mengenal Sansevieria? Tanaman ini dahulu identik dengan halaman rumah orang tua dan terkesan kuno. Namun kini, Sansevieria justru menjadi simbol gaya hidup modern berkat bentuk daunnya yang tegas dan elegan. Keunggulan utama Sansevieria terletak pada ketahanannya terhadap kondisi kering serta kemampuannya beradaptasi baik di dalam maupun luar ruangan. Selain itu, Sansevieria dikenal mampu membantu menyaring udara, sehingga banyak digunakan di rumah, kantor, hingga kafe modern. Tidak mengherankan jika tanaman ini kembali masuk dalam daftar tanaman jadul populer.
3. Puring: Corak Klasik yang Kini Terlihat Mewah

Banyak orang mengenal puring sebagai tanaman jadul dengan daun berwarna-warni yang mencolok. Dahulu, masyarakat menanam puring di pekarangan rumah, namun kini para desainer taman mengolahnya dalam konsep taman modern sehingga puring tampil lebih mewah. Melalui pemangkasan dan penataan yang tepat, pemilik taman menonjolkan kesan artistik yang kuat dari tanaman ini. Puring menghadirkan nuansa tropis yang memperkuat karakter visual taman, sehingga masyarakat tidak lagi menganggap puring sebagai tanaman kuno.
4. Palem Kuning: Elegan Sejak Dulu
Palem kuning merupakan tanaman hias klasik yang tidak pernah benar-benar kehilangan penggemarnya. Di era modern, banyak desainer landscape menggunakan tanaman ini sebagai pembatas area, elemen fasad bangunan, serta pelengkap taman hotel dan perkantoran.Struktur batangnya yang rapi serta warna daun yang cerah memberikan kesan elegan dan bersih. Inilah yang membuat palem kuning tetap relevan dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai konsep desain landscape lintas generasi.
5. Sri Rejeki: Antik yang Bernilai Tinggi

Sebelum tren aglaonema modern berkembang pesat, masyarakat sudah lebih dulu menjadikan Sri Rejeki jadul sebagai tanaman hias favorit. Saat ini, para kolektor dan pecinta tanaman kembali memburu varietas lama karena mereka menilai tampilannya unik dan memiliki nilai koleksi tersendiri. Pemilik hunian sering menggunakan tanaman ini sebagai penghias indoor, ruang kerja, maupun rumah dengan konsep klasik-modern. Selain tampil menarik, Sri Rejeki juga memudahkan perawatan karena tanaman ini mampu beradaptasi dengan baik pada kondisi pencahayaan rendah.
Mengapa Tanaman Jadul Kembali Populer?
Banyak orang kembali memilih tanaman jadul karena tanaman ini menghadirkan nilai nostalgia yang kuat serta menciptakan kesan hangat dan autentik. Bentuknya yang unik dan tidak pasaran membuat para desainer menjadikan tanaman jadul sebagai pembeda utama dalam desain landscape. Selain itu, pemilik taman dapat dengan mudah memadukan tanaman jadul dengan konsep modern karena tanaman ini cenderung lebih tahan dan praktis dalam perawatan. Perpaduan antara estetika klasik dan sentuhan modern inilah yang mendorong banyak orang menjadikan tanaman-tanaman tersebut sebagai pilihan ideal untuk berbagai konsep taman dan ruang hijau.
Menghadirkan tanaman jadul dalam desain taman atau interior bukan berarti ketinggalan zaman. Justru, pemilihan tanaman yang tepat mampu menciptakan karakter ruang yang kuat, elegan, dan berkelas. Dengan penataan yang sesuai, tanaman antik dapat menjadi elemen utama yang memperkuat identitas hunian maupun area komersial.
Tim profesional Paritama Landscape menata tanaman antik secara optimal melalui layanan jasa softscape Paritama Landscape, khususnya untuk hunian dan area komersial dengan konsep landscape modern.
Jika Anda ingin memadukan tanaman antik dengan desain landscape modern, konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim profesional yang berpengalaman.
Hubungi sekarang: 082137727376
Instagram: @paritama_landscape
Paritama Landscape siap membantu mewujudkan taman dan ruang hijau bernilai estetika tinggi dengan pilihan tanaman terbaik, dari klasik hingga modern.
