Menanam pohon di halaman rumah adalah cara terbaik untuk menciptakan suasana sejuk dan asri. Namun, banyak pemilik rumah ragu menanam pohon besar karena ketakutan yang beralasan yakni risiko kerusakan struktur bangunan. Akar pohon jenis tertentu yang agresif memang bisa menjebol lantai, meretak dinding, hingga merusak pondasi rumah jika Anda tanam terlalu dekat.

Kabar baiknya, tidak semua pohon memiliki sistem perakaran yang destruktif. Kuncinya adalah memilih jenis pohon yang tidak merusak pondasi, biasanya yang memiliki sistem akar serabut atau akar tunggang yang tumbuh lurus ke dalam tanah, bukan menyebar secara horizontal di permukaan.

Pohon Taman yang Tidak Merusak Pondasi Rumah

Berikut adalah lima jenis pohon peneduh yang dikenal memiliki karakter akar yang ramah terhadap bangunan di sekitarnya.

1. Pohon Tanjung (Mimusops elengi)

pohon tanjung

Pohon Tanjung adalah primadona bagi mereka yang mencari peneduh sejati. Tajuknya sangat rindang, rapat, dan berbentuk payung alami. Keunggulan utamanya adalah batangnya yang kuat namun tidak mudah tumbang, serta akarnya yang tumbuh ke dalam tanah. Pohon ini juga memiliki bunga kecil yang harum semerbak. Sangat cocok Anda tanam pada halaman depan sebagai peredam panas matahari sore.

2. Ketapang Kencana (Terminalia mantaly)

pohon ketapang kencana

Ini adalah pohon yang paling sering Anda temui di perumahan modern minimalis. Bentuk rantingnya yang berlapis-lapis (pagoda) sangat estetis dan rapi. Ketapang Kencana memiliki akar yang relatif kecil dan tidak agresif mengangkat tanah, asalkan tidak Anda tanam dalam pot yang terlalu sempit lalu Anda pindah ke tanah. Pohon ini memberikan keteduhan yang cukup tanpa membuat halaman menjadi terlalu gelap.

3. Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia)

pohon glodokan tiang

Jika lahan Anda sangat sempit, Glodokan Tiang adalah solusinya. Sesuai namanya, pohon ini tumbuh menjulang lurus ke atas menyerupai tiang atau pilar hijau, tidak melebar ke samping. Akarnya pun tumbuh lurus ke dalam. Pohon ini sangat efektif digunakan sebagai tanaman pagar hidup yang tinggi (screening) untuk meredam suara bising jalan raya dan debu, tanpa memakan banyak tempat di tanah.

4. Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium)

pohon pucuk merah

Meskipun sering dilihat sebagai tanaman semak pagar, Pucuk Merah sebenarnya bisa tumbuh menjadi pohon yang cukup tinggi. Ini cocok Anda tanam sebagai pohon taman yang tidak merusak pondasi hunian. Karakter akarnya adalah akar tunggang yang menhujam ke dalam bumi, sehingga sangat aman bagi ubin atau pondasi teras. Selain aman, pohon ini menawarkan keindahan gradasi warna daun dari merah ke hijau yang menyegarkan mata.

5. Pohon Mangga (Varietas Tertentu/Cangkok)

pohon mangga

Banyak orang takut menanam mangga karena akarnya bisa besar. Namun, jika Anda memilih bibit hasil cangkokan (bukan dari biji) dan rutin melakukan pemangkasan tajuk agar pohon tidak terlalu raksasa, mangga bisa menjadi pohon yang tidak merusak pondasi yang aman. Akarnya cenderung terkendali jika tajuk di atasnya juga dikendalikan. Bonusnya, Anda bisa menikmati buah segar dari halaman sendiri.

Memilih pohon untuk halaman rumah memang membutuhkan strategi jangka panjang. Jangan hanya tergiur oleh kerindangan sesaat tanpa memikirkan pertumbuhan akarnya lima atau sepuluh tahun ke depan.

Jika Anda masih ragu menentukan jenis pohon apa yang paling aman untuk ukuran lahan Anda, berkonsultasi dengan ahlinya adalah langkah terbaik. Paritama Landscape memiliki nursery luas dengan koleksi lebih dari 500 jenis tanaman. Pengalaman kami sejak 1986 memungkinkan kami merekomendasikan pohon yang tepat, yang tumbuh subur tanpa membahayakan struktur bangunan yang telah Anda bangun dengan mahal.

Pastikan pilihan Anda tepat sejak awal. Kunjungi nursery kami atau hubungi tim Paritama untuk konsultasi!

WhatsApp: 0821-3772-7376
Instagram: @paritama_landscape